Gambaran klinis penyakit meningokokus sangat bervariasi. Gejala awal dapat berupa demam mendadak, sakit kepala, mual, muntah, myalgia parah, ruam tidak spesifik, sakit tenggorokan, dan gejala saluran pernapasan bagian atas lainnya. Pada tahap lanjut, penyakit meningokokus dapat menimbulkan gejala kaku kuduk, fotofobia, petekie atau ruam hemoragik, perubahan status mental, syok, warna kulit tidak normal, purpura fulminan, hingga komplikasi berat. Dalam mengenali tanda dan gejala penyakit meningokokus, perlu diperhatikan trias klasik berupa demam, perubahan status mental (penurunan kesadaran), dan kaku kuduk.
Terdapat dua bentuk klinis penyakit meningokokus, yaitu meningitis meningokokus dan septikemia meningokokus (meningokoksemia):
1. Meningitis meningokokus memiliki gejala khas berupa demam, penurunan kesadaran, kaku kuduk. Kasus lebih sering ditemukan terutama selama wabah.
2. Meningokoksemia memiliki gejala khas berupa demam, mual, muntah, ruam purpura, nyeri tungkai, dan tanda syok/multiorgan. Kasus disertai gejala meningitis akut atau tanpa gejala meningitis akut. Pada kasus tersebut bakteri dapat ditemukan dalam aliran darah. Kasus ini jarang terjadi, namun memiliki fatalitas yang tinggi
KEMENTERIAN
KESEHATAN RI
Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit
Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan
Tim Kerja
Penyakit Infeksi Emerging
Gedung Adhyatma
Lantai 6
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X.5 Kav. 4-9, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12950
Berlangganan
Jangan Lewatkan Berita terbaru Media informasi penyakit infeksi emerging
Korespondensi :
[email protected]