Penularan penyakit virus hanta ke manusia dapat terjadi baik melalui kontak dengan reservoir utama (tikus dan celurut) yang terinfeksi virus hanta melalui gigitan atau kontak dengan ekskresinya (saliva, urin, feses), serta dengan menghirup aerosol dari debu atau partikel halus yang mengandung virus hanta. Selain itu, penularan dapat terjadi ketika saliva, urin, feses atau material terkontaminasi langsung mengenai kulit yang luka atau membran mukosa pada mata, mulut, dan hidung.
KEMENTERIAN
KESEHATAN RI
Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit
Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan
Tim Kerja
Penyakit Infeksi Emerging
Gedung Adhyatma
Lantai 6
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X.5 Kav. 4-9, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12950
Berlangganan
Jangan Lewatkan Berita terbaru Media informasi penyakit infeksi emerging
Korespondensi :
[email protected]